Membuat Baju Anak Kreasi Tangan Sendiri

Baju anak-anak adalah pakaian yang dibuat untuk anak-anak yang belum tumbuh tinggi secara penuh. Grandma bait adalah istilah industri ritel untuk pakaian anak-anak. Pakaian anak-anak sering bergaya lebih kasual dari pakaian dewasa, yang cocok untuk bermain dan beristirahat. Sehingga aktifitas sehari-hari anak Anda menjadi lebih nyaman dan menambah efek kebahagiaan anak di masanya.

Busana dalam arti umum adalah bahan tekstil atau bahan lainya yang sudah dijahit atau tidak dijahit, yang biasa dipakai atau disampirkan untuk menutupi tubuh seseorang. Busana dalam arti sempit, dapat diartikan sebagai bahan tekstil yang disampirkan atau dijahit terlebih dahulu, dan dipakai untuk menutupi tubuh seseorang yang langsung menutup kulit, ataupun tidak langsung menutup kulit.

Tips Sebelum Membuat Baju Anak

Faktor utama yang perlu Anda pertimbangkan dan perhatikan sebelum membuat baju anak adalah faktor kenyamanan. pastikan bahwa pakaian tersebut nantinya di pakai si kecil dan tidak mengganggu eksplorasi masa kecilnya. Berikut ini beberapa hal yang dapat berpengaruh terhadap tingkat kenyaman sebuah baju.

1. Jenis Kain

Sebaiknya pilih kain katun untuk bahan utama membuat baju si kecil. Sebab sifat kain katun yang mudah menyerap keringat dan dingin saat di pakai akan membuat si kecil meras nyaman saat memakainya, sebaliknya sebelum Anda menggunting cuci kainnya terlebih dahulu.

jenis kain menentukan hasil dari baju anak yang hendak di buat
Ilustrasi tekstur kain, sumber: bgipin.com

2.Model Baju

Di sarankan agar memilih model baju yang simpel dan bergaya anak-anak, ingat Anda ingin mebuat baju anak-anak ya bukan baju untuk orang dewasa yang di pakai anak kecil. Jadi, jangan terlalu banyak menambahkan detail di baju anak. Dan pastikan model baju yang Anda desain atau buat tidak menghambat anda untuk bergerak. Jangan terlalu memaksakan mengikuti trend fashion, karena faktanya trend tidak selamanya bisa menyesuaikan dengan kenyaman dan kebutuhan anak.

3. Motif dan Warna

Motif untuk baju anak berbeda dengan motif untuk orang dewasa, begitu juga dengan pemilihan warna. Sehingga sebaiknya Anda memilih jenis motif yang cerah agar cocok dengan aktifitas keseharian anak-anak yang sedang proses pengembangan diri dan ingin tahu hal-hal baru serta dinamis setiap harinya.

Langkah Pembuatan Baju Anak

Pada dasarnya pemilihan busana anak adalah busana yang sederhana dan longgar karena itu akan memberi keleluasaan pada anak untuk bergerak. Namun seiring berjalannya waktu, tren busana anak pada masa kini telah mengikuti perkembangan zaman. Sekarang ini banyak busana anak yang meniru tren busana orang dewasa. Bahkan busana anak sekarang ini merupakan busana orang dewasa dalam bentuk kecil. Hal ini tentu tidak benar karena busana anak tidak dapat dibuat dengan model yang sembarangan, karena ada persyaratan khusus dalam proses pembuatan pakaian anak. Berikut ini urutan langkah pembuatan baju pada anak yang mungkin bisa Anda aplikasikan pada proyek baju anak Anda.

1.Buat Pola Sesuai Ukuran Anak

Pembuatan pola adalah langkah paling penting dalam pembuatan pakaian anak. Pastikan bahwa pola yang Anda buat adalah tepat setelah selesai membuatkan pola guntinglah mengukuti pola. Agar hasilnya lebih maksimal dan bagus di butuhkan kehati-hatian dan ketelitian dalam proses pengguntingannya.

Pola baju mengikuti ukuran tubuh anak
Alat pengukuran size baju, sumber: tutorialpelajaran.com

2. Menggunting Kain

Letakkan kain pada bidang yang rata, lalu susun pola yang sudah di desain itu di atas kain, sematkan pola ke kain dengan jarum pentul lalu gunting kain setelah itu berikan kampuh sekitar satu samapi satu setengah sentimenter. Jika Anda menghendaki bagian kanan dan kiri saling menyambung atau tidak terpotong, saat hendak memotong kain lipat kain terlebih dahulu. Hasilnya saat lipatan di buka Anda akan mendpatkan bagian kanan dan kiri tersambung.

3. Membuat Tanda Jahit Dengan Rader

letakkan kertas karbon di atas kain yang telah di potong dengan pola masih menempel di atas kain. lalu pelan-pelan jalankan rader di atas kain tepat pada garis pola yang sudah di desain di muka.

4. Dahulukan Bagian Depan

Model-model baju yang tersaji pada tulisan ini di buat dengan satu pola dasar. Oleh karena itu, saat mulai menjahit selesaikan terlebih dahulu bagian depan baju yang memerlukan pecah model pola. Misalnya Anda mejahit model baju jenis tertentu, maka yang pertama kali di selesaikan adalah detail kerutnya terlebih dahulu, kemudian selesaikan sambungan antara kain bercora dengan kain polos terlebih dahulu.

5. Memasang Pelapis Bagian Leher dan Kelung Lengan

Pada pembuatan baju anak, pelapis bagian leher dan kelung lengan dijahit menggunakan mesin jahit berikut cara membuar pelapis bagian leher: pertama, potong pola f lalu potong kain sesuai pola f pada kain berlipat kemudian beri kampuh satu atau satu setengah sentimeter. Lakukan hal yang sama pada kain pelapis.Kedua, tempelkan kain pelapis pada pola f. Ketiga, jahit kain yang telah di tempeli bahan pelapis dengan bagian kampuh leher. Kempat, gunting gunting tanpa putus pada bagian kampuh dan terakhir balik dan rapikan dengan cara di setrika.

Baca juga: Perbedaan mencolok cotton combed 20s vs 30s

Cara untuk membuat pelapis kerung lengan adalah sebagai berikut: Pertama, potong bagian pola g dan h, untuk bagian depan dan belakang kerung lengan. Lalu potong kain sesuai pola dan beri kampuh satu atau satu setengah sentimenter. Kedua, tempelkan kain pelapis pada kain g dan h. Ketiga, setelah bagian depan dan belakang kain di gabung, jahit bagian kerung lengan. Keempat, gunting gunting tanpa putus kerung lengan dan terakhir balik dan rapikan dengan cara di setrika.

Alat dan Bahan

Berikut beberapa elemen penting sebelum semua proses di atas dilakaukan. Alat dan bahan harus terlebih dahulu anda siapkan sehingga ketika proses pembuatan baju berlangsung Anda tidak kerepotan untuk pengadaan sebagian alat atau bahan yang kelupaan atau belum Anda siapkan.

1. Kain Katun

Pilih kain katun dengan warna dan motif yang cocok dengan anak-anak. Pastikan jenis kain katun tersebut mampu menyerap keringat sehingga anak-anak nyaman saat mengenakannya.

2. Kertas Polos

dalam pembuatan pola penggunaan kertas polos lebih di sarankan daripada kertas koran, sebab jika menggunakan kertas koran ada resiko bekas tinta kertas koran tersebut menempel di atas kain yang sedang Anda buatkan polanya.

Kertas polos membantu Anda mengerjakan pembuatan baju anak
Ilustrasi kertas polos, sumber: blog.porinto.com

3. Kertas Karbon

Dengan bantuan rader, kertas karbon berguna untuk memudahkan Anda ketika proses menjiplak pola gambar di atas kain

4. Benang Jahit dan Jarum

Biasanya digunakan untuk menyatukan antar kain. Anda harus menggunakan jenis warna benang yang senada dengan warna kain serta pilihlah benang jahit yang berkualitas supaya benang tidak mudah putus dan hasil baju anak Anda pun optimal ketika di kenakan oleh si kecil.

5. Gunting

Gunting digunakan untuk menggunting koran, kain dan benang. Perlu diingat Anda harus membedakan penggunaan gunting untuk kain dan gunting utnuk benang agar ketajaman gunting tetap terjaga. Serta alat dan bahan lain yang di rasa perlu untuk Anda siapkan.

Demikianlah artikel singkat mengenai membuat baju anak kreasi tangan sendiri yang bisa kami paparkan, semoga tulisan ini bisa menjadi bahan edukatif dan bisa menginspirasi Anda, pembaca sekalian dalam merancang dan merencanakan pembuatan baju untuk buah hati tercinta.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *