Cetak Sablon Kaos Dengan Alat Sederhana!

Beberapa tahun terakhir ini cetak sablon kaos merupakan teknik cetak yang sedang banyak berkembang, khususnya pada produk pakaian seperti kaos. Hal ini merupakan lahan kerja yang cukup menjanjikan bagi masyarakat yang ingin berusaha di bidang tekstil. Perkembangan produk dengan teknik cetak sablon mulai diminati dan digemari oleh masyarakat. Pengolahan desain kreatif ini dilakukan dengan inovasi dalam konteks tekstil yang kreatif dan berkualitas.

Dengan bereksplorasi menggali topik ini, kemudian diterapkan secara eksperimentatif. Banyak sekali teknik cetak yang telah diketahui, seperti cetak tinggi, cetak datar, cetak dalam dan cetak saring. Cetak saring merupakan teknik cetak yang lebih dikenal dengan sebutan cetak sablon. Kata sablon berasal dari bahasa Belanda, yaitu “schablon”, dalam bahasa serapan menjadi sablon .

Cetak saring atau sablon merupakan bagian dari ilmu grafika terapan yang bersifat praktis. Cetak sablon merupakan teknik cetak yang paling sederhana dan memungkinkan untuk dilakukan secara manual. Teknik Cetak ini juga menjadi cara yang efektif dan efisien pada perkembangan industri tekstil. Perkembangan cetak sablon didukung oleh teknologi yang semakin berkembang pesat pula, sehingga pekerjaan yang dahulu tidak mungkin dilakukan, menjadi sangat mudah. Salah satunya adalah menyiapkan gambar yang akan dicetak di kaos, gambar tersebut dapat di print-out dengan komputer dan printer.

Ketersediaan bahan-bahan dan peralatan cetak sablon yang ada saat ini, membuka kesempatan bagi siapa saja untuk menekuni bidang ini. Kelebihan dari usaha sablon ini adalah modal yang diperlukan tidak terlalu besar, dapat dimulai dengan modal yang relatif kecil, dengan menggunakan peralatan yang cukup sederhana. Seseorang dapat melakukan pekerjaan sablon tanpa harus memiliki keterampilan khusus. Dengan kemauan dan latihan, siapa saja akan mampu melakukan pekerjaan ini. Selanjutnya, dengan ketekunan dan pengelolaan yang baik, maka akan menghasilkan kualitas yang baik.

Cetak sablon merupakan teknik cetak yang paling sederhana dan memungkinkan untuk dilakukan secara manual.
Nampak proses sablon kaos, sumber: dantegentile9.wordpress.com

Mengenal Cetak Sablon Kaos

Cetak sablon kaos merupakan kegiatan mencetak yang menggunakan alat dasar layar saringan (screen), dengan kerapatan serat tertentu. Screen ini kemudian diberi model cetakan atau mal yang berasal dari negative desain yang dibuat sebelumnya. Setelah melalui proses penyinaran (exposure), akan terbentuk bagian-bagian yang dapat dilalui dan tidak dapat dilalui oleh tinta.

Prosesnya adalah dengan menuangkan tinta di atas screen dan disapu menggunakan rakel yang terbuat dari karet. Perbedaan dengan teknik cetak lainnya, cetak sablon ini memiliki kesederhanaan dalam peralatan, serta biaya cetak yang relatif murah. Selain itu dapat dicetak pada beberapa bahan, seperti plastik, kayu, kulit, kain, aluminium, kaca, dan lain-lain.

Pada umumnya proses cetak dilakukan pada benda padat yang datar, tetapi dapat juga dilakukan di atas bentuk yang melingkar. Perbedaannya terletak pada jenis tinta yang digunakan dan jenis produk yang akan dicetak. Proses pembuatan cetak sablon dapat dilakukan dengan mesin seperti yang digunakan pada pabrik printing, namun dapat juga dilakukan secara manual seperti yang dilakukan oleh home Industry menengah dan kecil.

Proses Desain Pada Sablon Kaos

Pada dasarnya persiapan gambar dapat dilakukan secara manual, kemudian dapat disempurnakan dengan bantuan komputer. Hal ini terkait dengan efisiensi dan efektivitas kerja. Dengan menggunakan komputer, segala jenis pekerjaan grafis dapat lebih cepat terselesaikan, lebih akurat, serta lebih halus. Dalam pembuatan serta perencanaan modul gambar/desain ada beberapa cara yang dapat dilakukan, antara lain:

Pada dasarnya persiapan gambar dapat dilakukan secara manual, kemudian dapat disempurnakan dengan bantuan komputer. Hal ini terkait dengan efisiensi dan efektivitas kerja.
Ilustrasi proses mendesain, sumber: warungkaos.com

Penggambaran langsung

Menggambar secara langsung atau lebih tepatnya menutup pori-pori screen, umumnya menggunakan screen-laquer atau lak merah yang langsung dioleskan dengan kuas ke permukaan screen untuk membentuk modul yang diinginkan, namun hanya untuk modul yang besar-besar saja, sedangkan untuk modul yang kecil akan sulit membuatnya.

Pemotongan

Cara ini dilakukan dengan pisau atau cutter, kertas tipis yang telah dilapis sirlak, dilubangi sesuai modul yang diinginkan. Selanjutnya menempelkannya ke screen pada sisi luarnya, sedangkan pada sisi dalamnya diperkuat dengan mengoleskan screen laquer. Modul harus tidak boleh terkena lapisan screen laquer, maka harus menghapusnya dengan kapas yang dibasahi pelarut lak (thinner atau minyak tanah), kemudian dikeringkan.

Baca juga: Wajib baca sebelum cetak foto online

Profilm

Proses pengerjaan sama seperti cara pemotongan, hanya sebagai pengganti kertas tipis, digunakan film khusus berlapis shellac yang dilekatkan pada kertas tembus cahaya.

Resist

Cara ini sama seperti halnya proses penggambaran langsung, hanya dibalik proses kerjanya. Yang dioleskan terlebih dahulu dioleskan dengan kuas adalah zat atau pasta yang nantinya akan menjadi penghalang menempelnya screen laquer. Untuk pembuatan zat atau pasta resist dapat menggunakan pasta gigi. Setelah pengolesan zat atau pasta, ditunggu sampai kering, kemudian lak dioleskan ke permukaan screen, dikeringkan, selanjutnya dicuci dengan air panas agar dapat merontokkan pasta.

Photocopy

Merupakan cara yang paling sulit, karena membutuhkan ketelitian dan keahlian dibandingkan cara-cara lainnya. Dalam proses ini, modul dan garis halus dapat dibuat, namun memerlukan peralatan yang cukup banyak.

Setting computer

Merupakan perpaduan cara manual dengan computer, sehingga akan menghasilkan gambar modul yang sempurna. Tetapi sebelumnya tetap harus membuat konsep tulisan atau sketsa gambar terlebih dahulu, meskipun finishing-nya dibantu dengan computer. Untuk dapat menghasilkan diapositif yang baik.

Salah satu yang bisa digunakan untuk membuat sablon pada kaos adalah setting komputer.
Ilustrasi seettig computer, sumber: komando.com

Peralatan dan Bahan Sablon Kaos

Peralatan sablon sangatlah beragam, tergantung pada kebutuhan masing-masing. Peralatan dan bahan-bahan untuk cetak sablon tersedia lengkap dengan berbagai pilihan di toko peralatan sablon. Dalam proses produksi, penggunaan alat yang tepat akan menghasilkan produk yang baik pula. Peralatan dan bahan-bahan yang digunakan harus disesuaikan untuk mencapai kualitas dan kuantitas yang diharapkan.

Screen

Sebagai media untuk membuat acuan cetak, sehingga dapat membuat hasil cetak pada bahan tertentu. Pemilihan screen ditentukan oleh tinta yang akan digunakan, serta bahan yang akan disablon. Screen terdiri dari kerangka kayu dan gasascreen yang terbuat dari bahan nylon, polyester atau kain sutera yang digunakan untuk mencetak gambar pada benda yang akan disablon.

Ukuran gasascreenbermacam-macam, untuk membedakan ukurannya, dapat dilihat dari kode huruf dan angka yang tertera. Ukuran menunjukkan kerapatan pori-pori gasa screen. Semakin besar angkanya, semakin rapat pori-porinya. Lubang pori-pori pada screen berfungsi untuk menyaring dan menentukan jumlah zat warna yang keluar.

Rakel

Merupakan alat yang digunakan untuk menyapu atau menekan zat warna dari screen ke permukaan kain atau bahan lain yang akan dicetak. Pada umumnya terbuat dari karet yang dijepit pada kayu atau alumunium. Bentuk ujung rakel dapat dipilih antara lain: bentuk U (membulat), bentuk V (lancip), bentuk miring dan bentuk L (siku/persegi). Semakin lancip ujungnya, semakin sedikit tinta yang keluar.

Coater

Merupakan alat untuk mengoleskan atau melapisi emulsi sablon ke screen. Alat ini terbuat dari aluminium, berbentuk mangkok persegi 2 (dua) sisi dengan ketebalan yang berbeda. Masing-masing ketebalan memiliki fungsi yang berbeda, berdasarkan kebutuhan ketebalan lapisan pada screen. Sisi yang tebal digunakan untuk pelapisan emulsi yang tebal, sedangkan sisi yang tipis untuk pelapisan emulsi yang tipis.

Meja Afdruk

Selain menggunakan matahari, proses afdruk dapat dilakukan dengan menggunakan meja afdruk, yaitu meja yang dilengkapi dengan lampu neon/TL. Lamanya waktu penyinaran disesuaikan dengan jumlah lampu yang digunakan serta jenis film diapositif yang akan diafdruk. Afdruk merupakan proses penyinaran screen (expose), dengan pencahayaan yang cukup, dilakukan untuk mentransfer modul gambar ke screen.

Penjepit Screen/Catok

Berfungsi sebagai sarana penghubung (penjepit) antara screen dengan meja cetak. Pada bagian siku meja, terdapat tempat sebagai penjepit screen, dipakai engsel untuk dihubungkan dengan meja, sehingga screen dengan mudah dapat digerakkan pada saat proses sablon. Dengan demikian pekerjaan dapat dilakukan dengan cepat serta menjaga kestabilan sasaran cetak.

Dan masih banyak lagi peralatan dan bahan yang di gunakan dalam proses sablon kaos. Namun pada intinya sebelum Anda mempraktekkan sablon kaos, alangkah baiknya mempersiapkan dulu semua peralatan pendukung yang di perlukan agar hasil yang di terima bisa memuaskan. Namun jika Anda adalah tipe orang yang tidak ingin banyak repot dalam masalah seperti ini, Anda bisa menggunakan jasa konveksi untuk membantu Anda. Konveksi Jakarta siap untuk itu. Jadi, tunggu apa lagi?

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *