Mengenal Jenis Kerah Kemeja Pada Pakaian

Kerah kemeja adalah lipatan yang membentuk kerah yang terdapat pada bagian paling atas pada sebuah kemeja. Bagian yang satu ini merupakan yang paling penting dari kemeja, ada berbagai jenis tipe kerah/collar seperti button down collar, pointed collar, spread collar, pin & tab collar serta lainnya. Masing-masing tipe kerah/collar menentukan level formalitas dari suatu acara dan juga di sesuaikan dengan bentuk wajah. Namun kerah yang umum tedapat pada kemeja adalah kerah point collar yang mana berbentuk meruncing ke bawah dan jika kancing pada bagian paling atas kemeja dikancingkan, maka kedua ujung pada lipatan paling atas di kedua sisi akan terlihat tegak bersinggungan.

Kemeja mempunyai peranan penting dalam busana pria. Suatu symbol kesederhanaan yang dapat mengandung berjuta kekayaan. Bahan, tekstur, potongan dan warna bisa menjadi kekayaan sebuah kemeja. Memilih jenis kerah harus disesuaikan dengan banyak hal, dimulai dari bentuk wajah sampai bentuk acara yang akan dihadiri, karena dengan menggunakan kemejalah penampilan kita akan terasa sangat rapi dan formil.

Macam-macam Jenis Kerah Kemeja

Kerah kemeja merupakan salah satu bagian penting dari penampilan keseluruhan dari kemeja. Memilih kerah kemeja merupakan bagian penting dalam proses memilih kemeja. Kerah tersebut sebaiknya duduk merata pada leher, dan yang paling penting adalah tidak membuat Anda tercekik. Cara praktisnya adalah menyelinapkan 2 jari Anda ke dalam kerah tersebut tanpa membuat Anda tercekik.

1. Sfraight Point Collar/ Turndown Collars

Kerah Straight point atau Kerah Turndown Point. Tipe kerah Classic Point yang baru ini memberikan sentuhan kontemporer bagi kemeja Anda. Dengan ujung kerah yang lebih panjang dan pita kerah yang lebih tinggi dari Kerah Classic point, Kerah Straight Point menawarkan bentuk kerah adalah bagian dari keluarga kerah yang lebih keras.

Sfraight Point Collar jenis kerah bergaya kontemporer.
Ilustrasi kerah Sfraight Point Collar, sumber: propercloth.com

Dengan jenis kerah ini, akan mendapat sentuhan lebih kontemporer dibandingkan dengan kemeja klasik. Kebanyakan jenis ini digunakan dengan dasi dalam acara formal. Lebih terlihat klasik dalam warna putih. Cocok untuk setiap jenis pria. Turndown collars adalah kerah dengan porongan kerah yang runcing menghadap kebawah.

2. Point Collar

Kerah ini sudah sangat terkenal sebagai kerah basic, sebagai tata busana kemeja pria yang paling umum digunakan. Hampir sekitar 90% kemeja pria menggunakan jenis kerah ini. Kerah ini sangat ideal untuk digunakan dalam acata-acara bisnis yang biasanya membutuhkan kemeja dan dasi. Jenis kerah ini terlihat cukup berkelas dan mudah dalam penggunaan sehari-hari. Kerah Classic Point ini direkomendasikan untuk semua jenis bentuk wajah. Untuk penampilan tertutup dapat dikombinasikan dengan dasi yang bagus dan tuxedo. Untuk penampilan terbuka, jenis kemeja ini akan terlihat penampilan yang lebih kasual. 

3. Cunway / Spread Collar

Kerah ini dapat dikatakan populer kedua setelah point collar, dengan tidak jauh berbeda dengan kakaknya tersebut, bagian kerah ini juga meruncing dibagian bawah hanya regangan dari bagian badan kerah kanan dan kiri lebih terlihat luas dan lebar, hingga potongan ini sangat cocok untuk badan yang terlihat kurus, atau mau menunjukan jenis ikatan dasi yang digunakan.

4. Button Down Collars

Kembali mengulang keruksesan point Collors, kerah ini menegaskan keruncingan tersebutdengan kancing pada bagian yang runcing, dengan hadirnya kancing pada bagian ini sangatmempertegas penampilan. Jenis kerah ini memiliki kancing diujung kerahnya dan dapat dipakai tanpa memakai dasi. Kerah Button Down ini tidak bisa berdiri, bahkan ketika berolahraga.

Baca juga: Bahan goodie bag yang bagus

Jenis kerah kemeja ini diciptakan urtuk kenyamanan yang sempurna ketika dipakai untuk bermain polo. Jenis kerah ini paling sering terlihat pada pakaian yang lebih santai. Masih dapat digunakan dengan dasi tapi masih dianggap kurang formal dibandingkan dengan jenis kerah lainnya. Kancing pada kerah selalu terpasang kencang untuk menghindarkan kecerobohan.

Jenis kerah kemeja ini diciptakan urtuk kenyamanan yang sempurna ketika dipakai untuk bermain polo.
Ilustrasi kerah botton down collars, Sumber: pinterest.com

5. Pin and Tab Collars

Kerah ini memang kembali berbentuk runcing, hanya saja yang membedakan Pin Collars adalah adanya lubang kecil pada setiap atau sisi kerah untuk memberikan pin atau identitas yang ditancapkan pada kerah tersebut. Sedangkan Tab Collars, hadir menghubungkan kedua sisi kerah tersebut, “hook and loop closttre”. Jenis kerah ini hanya bisa bisa digunakan bersamaan dengan dasi. Kerah jenis ini menggunakan pengait, biasanya menggunakan kancing untuk mengencangkan kerah yang ditempatkan dibawah simpul dasi. Pengait ini berguna untuk mengokohkan posisi dasi dalam posisi yang benar dan mencegah dasi berpindah posisi ke depan dan keatas, menciptakan tampilan kerah yang ‘kokoh’ dan lebih simpul yang lebih rinci.

Jenis kemeja ini populer di prancis dan Amerika Serikat pada era 1930an. Jenis Kerah Tab ini tidak boleh digunakan tanpa dasi, selain itu kerah jenis ini dapat digunakan untuk menyembunyikan leher panjang yang tidak normal. Saat ini sangat sulit untuk mendapatkan kemeja yimg menggunakan jenis kerah ini karena terlihat sangat mewah dan sangat british. Jenis kerah ini boleh dipakai jika Anda memiliki kepercayaan diri yang tinggi karena akan menarik perhatian orang.

6. Wing Collars

Kerah Wing  ini seakan mengambang dan tidak menyentuh bagian badan kemeja, berbentuk meruncing dengan ukuran yang runcing. 

7. Rounded Collar

Rounded Collar atau Lincoln Collar adalah bagian dari kerah kemeja bulat. Bagian unjungnya yang bulat rnemberikan tampilan yang lembut pada kerah tradisional yang sangat bergaya retro ini. Dua kancing pada pita kerah memperlihatkan bahwa kerah ini lebih tinggi dibandingkan dengan ujung kerah klasik. Hal ni terlihat lebih kontemporer. Kerah jenis ini sangat cocok bagi para pecinta busana kemeja retro. Sebagaimana ditunjukan dalam namanya, Presiden Lincoln yang dibunuh pada tahun 1865 yang menggunakan krah ini. Kerah ini dapat dipakai dengan atau tanpa dasi dan cocok untuk segala jenis wajah atau leher.

Kerah jenis ini sangat cocok bagi para pecinta busana kemeja retro.
Ilustrasi keras rounded collar, sumber: ceriseshirts.com

8. Mandarin Collar

Kerah Mandarin yang minimalistik ini terinsprasi dari Timur Oriental. Kerah ini kebanyakan dipakai oleh penduduk keturunan Cina. Kerah ini berbentuk siku-siku dan memiliki kurva kecil di tengah tanpa adanya ujung kerah. Saat tertutup krah ini dapat dikenakan sebagai pakaian formal. Ketika dibuka krah ini dapat dipakai dalam acara-acara yang lebih santai. Tapi satu hal yang bperlu diingat, jangan menggunakan dasi ketika mengenakan krah ini.Kerah ini cocok untuk pria yang berwajah bulat.

Demikianlah artikel singkat yang bisa kami suguhkan kepada pembaca sekalian semoga tulisan ini bermanfaat bagi Anda. Jika Anda butuh jasa konveksi untuk semua jenis kebutuhan, konveksi jakarta mungkin bisa Anda coba untuk mengurusi kebutuhan tersebut!.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *